|
Tangisan langit di waktu senja,
Mengiringi perjalanan pengemudi burung besar menuju tempat terakhirnya.
Tangisan langit di waktu senja,
Mengiringi hujan di pipiku dalam penimbunan
Sang pengemudi yang dibanggakan,
kini telah tertimbun bersama tulang si burung raksaksa
yang terpisah-pisah.
Tertimbun bangkainya dilapisi berlapis-lapis kain suci,
Berhias jasmine yang semerbak.
Hembusan tanah basahpun tercium sampai hati.
Tak ada lagi sumringah di pagi hari,
Karena sang pengemudi telah pergi,
Beriringan dengan derasnya tangisan langit.
